Tingkat pH: Kunci Mendapatkan Kulit Sehat

Ada satu kondisi yang harus disalahkan untuk segala sesuatu, mulai dari jerawat hingga keriput, tetapi kebanyakan wanita bahkan tidak tahu bahwa mereka sedang menderita hal tersebut: rusaknya tingkat pH kulit. Cara mengatasinya: Tentukan status kulit Anda sehingga Anda bisa mendapatkan kulit bercahaya.  

Diterbitkan: 6 Februari 2013 | Oleh Karina Giglio

Kelas Yoga, pelatihan kehidupan, retret rohani, bekerja dari rumah – apa yang kita tidak coba untuk mencapai tujuan yang paling sulit dipahami dari hal-hal itu: keseimbangan? Tapi kita sibuk mencarinya dalam hidup kita, kita tidak berpikir untuk apa artinya bagi kulit kita.

Menanggalkan tingkat pH – dengan menggunakan produk yang salah atau memakan makanan yang salah – maka lapisan dermis pada kulit Anda akan membiarkan Anda tahu bahwa ia marah . . . melalui keriput, peradangan, kulit sensitif yang ekstrim, atau jerawat. (Satu hal ini berarti bagi para pembaca label produk-produk untuk kulit: Ungkapan “pH seimbang” adalah sangat jauh dari sekedar sebuah slogan pemasaran!)

Mari kami jelaskan kembali – jikalau Anda bermalas-malasan sepanjang pelajaran mengenai pH di kelas kimia dulu: kembali ke awal tahun 1900-an, pH adalah singkatan dari “potensial hidrogen” dan digunakan untuk menggambarkan rasio asam-basa suatu zat, mulai dari 0 (paling asam) sampai 14 (paling alkali).
Mengapa hal ini sangat bagi Anda? Karena kesehatan tubuh Anda – dan juga kulit – secara langsung terkait dengan menjaga keseimbangan yang tepat antara asam dan basa.

“Pelindung kulit, yang dikenal sebagai mantel asam (acid mantle), bertanggung jawab untuk menjaga lapisan lipid dan menjaga kelembaban kulit sambil memblokir kuman, polusi, racun, dan bakteri,” jelas Patricia Wexler, M.D., dermatolog di New York City. “Untuk bekerja terbaik, mantel asam harus sedikit asam, yaitu pada keseimbangan pH 5,5. Ketika pH kulit terlalu basa, kulit menjadi kering dan sensitif; Anda bahkan bisa mendapatkan eksim.  Anda juga mungkin mengalami peradangan, yang menghambat kemampuan kulit untuk menangkal matrix metalloproteinases [MMPs], yaitu enzim yang menghancurkan kolagen dan menyebabkan kulit keriput dan kendur.”

Bahkan, berdasarkan sebuah studi yang diterbitkan tahun 2010 dalam British Journal of Dermatology yang melacak kulit wanita selama delapan tahun, para wanita dengan stratum korneum (lapisan terluar kulit) yang alkali mengalami garis-garis halus dan keriput pada kulit mereka – dan lebih rentan terhadap kerusakan akibat sinar matahari – dibandingkan mereka yang memiliki kulit yang asam.

Meskipun sangat jarang untuk kulit menjadi terlalu asam, hasilnya adalah sering berjerawat (bahkan bagi kita yang jarang berjerawat). Ketika kulit menyimpang terlalu jauh dari pH 5.5, ini juga akan menyebabkan  kulit merah, meradang, dan menyakitkan untuk disentuh.

Untungnya, menyamakan kulit Anda ke pH tersebut secara signifikan lebih mudah daripada menyeimbangkan hidup Anda – karena tanpa membutuhkan sesi terapi. Pertama, tentukan kemungkinan tingkat pH kulit Anda dengan mengikuti kuis kami, kemudian belajar bagaimana untuk mendapatkan pH kulit yang tepat. Yang dibutuhkan adalah beberapa cara sederhana dan murah untuk rutinitas kecantikan dan diet Anda.

Source